Pria yang banyak minum alkohol dengan harapan dapat melindungi mereka dari penyakit jantung akan meningkatkan risiko kematian dengan penyebab lain, kata sebuah penelitian. Penulis penelitian ini mengatakan bahwa tidak ada justifikasi untuk membujuk si bukan-peminum, atau mereka yang minum hanya kadang-kadang, untuk secara perlahan meningkatkan konsumsi mereka. Keuntungan dari konsumsi alkohol yang sedang-sedang saja, diketahui dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung.
Penelitian yang dipublikasikan dalam the Journal Heart, dan dibuat oleh satu tim dari the Royal Free Medical School, London ini meneliti 7.735 pria yang berusia antara 40-59 tahun. Semuanya diberikan dua kuisioner selama interval lima tahun, untuk mengukur ada tidaknya perubahan pada kebiasaan minum mereka selama periode penelitian. Mereka menemukan bahwa pria usia pertengahan yang telah merubah kebiasaannya dan menjadi peminum biasanya mengkonsumsi 1 sampai 15 unit satu minggunya risiko terkena penyakit jantung jadi berkurang. Tapi, mereka tetap memiliki risiko kematian yang lebih tinggi akibat penyakit yang tidak berhubungan dengan penyakit kardiovaskular.
Argumen dari para peneliti ini adalah bahwa anjuran baru-baru ini mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit jantung untuk minum beberapa gelas anggur di malam hari dengan makan malamnya adalah konter-produktif. "Penemuan kami tidaklah menyarankan agar lelaki dewasa yang tidak biasa minum atau hanya sekali-kali minumnya untuk mulai minum secara teratur, baik mereka terkena penyakit kardiovaskular atau tidak."
Dr Annie Britton, seorang peneliti alkohol dari University College London, mengatakan bahwa pria merubah kebiasaan minumnya di waktu yang berbeda untuk alasan yang berbeda kematian atau pensiun, contohnya. "Kita dapat berasumsi bahwa para pria ini sudah berubah dan tidak akan berubah kembali, dan saya juga setuju dengan para peneliti bahwa bukanlah ide bagus untuk menyarankan pria yang bukan peminum untuk mulai minum dengan maksud menurunkan risiko mereka terkena penyakit kardiovaskular, karena kebanyakan orang tidak minum dengan alasan-alasan tertentu, dan banyak strategi-strategi perilaku yang lebih langsung untuk mengurangi risiko tersebut, seperti berhenti merokok dan mulai berolahraga."
Sumber: Klinikpria.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 Response to "Alkohol Dan Penyakit Jantung"
Posting Komentar